Aqiqah Untuk Hati Lelaki, Satu atau Dua Ekor Kambing?

Assalamu\’alaikum Warohmatullahi Wabarokatuh. Ustad, seandainya buah hati laki-laki berapa jumlah kambingnya? sebab di fikih sunnah Rasulullah mengaqiqohi cucunya satu., yang benar satu atau dua?

Abu Izzah-Surabaya

Jawaban:

Wa\’alaikumussalam Warahmatullahi Wabarakatuh

Afdholnya, buah hati laki-laki diaqiqohi dengan dua ekor kambing. Hal ini didasarkan pada hadis yang diriwayatkan At-Tirmidzi berikut ini;

Dari Siba\’ bin Tsabit bahwa Muhammad bin Tsabit bin Siba\’ menginformasikan kepadanya bahwa Ummu Kurz menginfokan kepadanya, bahwa ia pernah bertanya Rasulullah shallallahu \’alaihi wasallam tentang aqiqoh. Rasulullah shallallahu \’alaihi wasallam lalu menjawab: \”Dua ekor kambing untuk si kecil laki-laki dan satu ekor untuk buah hati perempuan. Dan tidak ada persoalan bagi kalian apakah kambing hal yang demikian jantan atau betina.\” (H.R. At-Tirmidzi)
Lafadz lain riwayat At-Tirmidzi berbunyi;

Dari Yusuf bin Mahak Bahwasanya mereka pernah masuk menemui Hafshah binti \’Abdurrahman, mereka bertanya kepadanya perihal peraturan aqiqoh. Lalu Hafshah mengabarkan bahwa \’Aisyah pernah memberitahunya, bahwa Rasulullah shallallahu \’alaihi wasallam memerintahkan para sahabat untuk menyembelih dua ekor kambing yang setara untuk anak laki-laki dan satu ekor untuk si kecil perempuan.\” (H.R. At-Tirmidzi)

Abu Dawud juga meriwayatkan hadis yang semakna sebagai berikut;

Dari \’Amr bin Syu\’aib dari ayahnya, saya diberitahu dari kakeknya, ia berkata; Rasulullah Saw ditanya mengenai aqiqah, kemudian beliau berkata: \”Allah tidak menyenangi tindakkan durhaka.\”Sepertinya beliau tak suka nama hal yang demikian. Dan beliau berkata: \”Barangsiapa yang si kecilnya sudah dilahirkan dan ia ingin menyembelih untuknya maka hendaknya dia menyembelih untuk buah hati laki-laki dua ekor kambing yang setara dan untuk buah hati wanita satu ekor kambing.\” (H.R. Abu Dawud)

Semua riwayat-riwayat di atas menampakkan bahwa sunnahnya yang paling afdhol buah hati laki-laki diaqiqohi dengan menyembelih dua ekor kambing. Adapun apabila ternyata harta tak mencukupi untuk membeli dua kambing, sehingga yang cakap hanyalah membeli satu kambing, karenanya mengaqiqohi bayi lelaki dengan satu kambing tak mengapa dan telah legal. Dalil yang menampilkan keabsahan mengaqiqohi buah hati lelaki dengan satu kambing merupakan hadis berikut;

Dari Muhammad bin Sirin berkata, telah menyebutkan terhadap kami Salman bin Amir Adl Dlabbi ia berkata, \”Saya mendengar Rasulullah Saw bersabda: \”Pada anak lelaki ada \’aqiqoh, maka potongkanlah binatang sebagai aqiqoh dan buanglah kotoran darinya.\” (H.R. Bukhari)

Lafadz aqiqoh dalam hadis di atas, sungguhpun bisa difahami sebagai isim jenis, tapi karena dalam riwayat yang lain ada lafadz yang berbunyi \’Aqiqotain (dua aqiqoh), karenanya beberapa ulama ada yang memahami riwayat di atas sebagai dalil bahwa bayi lelaki boleh diaqiqohi dengan satu kambing.

Dalil yang lain yang lebih lugas ialah hadis riwayat Abu Dawud berikut ini;

Abdullah bin Buraidah berkata; saya mendengar ayahku ialah Buraidah berkata; dulu kami pada masa jahiliyah kalau salah seorang diantara kami terlahirkan buah hati laki-lakinya karenanya ia menyembelih seekor kambing dan melumuri kepalanya dengan darahnya. Kemudian tatkala Allah datang membawa Islam maka kami menyembelih seekor kambing dan mencukur rambutnya serta melumurinya dengan za\’faran. (H.R. Abu Dawud)

Lafadz \”kami menyembelih seekor kambing\” menampakkan bahwa yang disembelih sebagai aqiqoh untuk anak lelaki adalah satu kambing, dan itu sudah mencukupi karena dipraktekkan oleh para Shahabat.

Rasulullah Saw sendiri diriwayatkan pernah mengaqiqohi Al-Hasan dan Al-Husain masing-masing dengan satu domba jantan. Tindakan Rasulullah ini juga menguatkan bahwa anak-laki-laki boleh diaqiqohi dengan satu kambing dan itu sudah cukup. Abu Dawud meriwayatkan;

Dari Ibnu Abbas, bahwa Nabi Saw menyembelih aqiqah untuk Al Hasan dan Al Husain satu domba, satu domba. (H.R. Abu Dawud)

Imam Malik malah berpendapat mengaqiqohi bayi laki-laki dan wanita sunnahnya tidak dibedakan, yaitu satu kambing berdasarkan hadis aqiqoh Rasulullah Saw kepada Al-Hasan dan Al-Husain ini. Namun Jumhur ulama\’ melemahkan pendapat ini, berdasarkan hadis-hadis shahih yang menerangkan bahwa aqiqoh laki-laki afdholnya dengan dua kambing. Ibnu Hajar juga menyebut lafadz lain dari hadis yang menerangkan aqiqoh Rasulullah Saw kepada Al-Hasan dan Al-Husain yang menerangkan bahwa beliau mengaqiqohi dengan dua kambing, bukan satu kambing.

Atas dasar ini, mengaqiqohi bayi lelaki afdholnya yakni dengan dua ekor kambing. Bila mengaqiqohi dengan satu kambing, karenanya tetap sah meskipun di bawah afdhol. Wallahua\’lam.



Bantu penulis dengan share: