Awalnya Mencela, Akhirnya Pendeta Ini Ikut Merasakan Manfaat Puasa

islamindonesia.info – Orang yang berpuasa akan mendapatkan manfaat atas usahanya tersebut. Ikhlas ataupun tidak, fisik tetap mendapatkan efek positif dari berpuasa. Sedangkan pahala dari Alloh ta’ala hanya bagi mereka yang benar-benar ikhlas dan mutaba’ah terhadap ajaran Rosululloh shollallohu ‘alaihi wa sallam dalam menjalani puasa di bulan Romadhon.

Awalnya Mencela, Akhirnya Pendeta Ini Ikut Merasakan Manfaat Puasa

wess magruder

Setiap orang mungkin menjadi heran akan aturan yang ditetapkan di agama Islam, tak terkecuali bagi seorang pendeta Protestan, Wess Magruder yang berasal dari Amerika. Wess Magruder yang penasaran akhirnya menjawab rasa penasaran nya tersebut dengan mencoba berpuasa layaknya seorang muslim. Selain berpuasa, dirinya pun banyak beradu argumen di Masjid tempatnya ber-i’tikaf dan berbuka puasa.


Baca Juga: Dulu Menghujat Islam Habis-habisan, Arnoud van Doorn Kini Malah Bersyahadat


Sebelum Wess benar-benar menjalani ibadah puasa, dirinya menganggap bahwa aktifitas puasa yang senantiasa dijalani oleh umat muslim diseluruh dunia tidak memberikan manfaat apapun. Namun, setelah dirinya divonis mengidap penyakit dalam, seorang dokter tempatnya berobat menyarankan Wess untuk menjalani puasa layaknya seorang muslim di bulan Romadhon.

Sembuh Dari Penyakit Dalam Setelah Berpuasa

Mau tak mau, karena ingin sembuh, dirinya mencoba untuk menjalani puasa sebulan penuh. Setelah menjalani beberapa hari, ternyata apa yang ada dibenaknya selama ini tidaklah tepat. Selain tubuhnya mengalami perbaikan, Wess pun mengalami pengalaman spiritual yang muskil untuk diungkapkan dengan kata-kata. Dirinya mengakui seperti mendapatkan sebuah ilham dari Yang Maha Suci (Alloh sub-hanahu wa ta’ala).

“Ketika akhirnya saya memutuskan untuk berpuasa, saya merasakan sebuah ilham menghampiri”, Sebut Wess di blog pribadinya. “Tak disangka, penyakit yang saya idap berangsur lenyap setelah menahan haus dan lapar (puasa). Dan yang paling membuat saya terkesan ialah, saya menjadi sadar akan keberadaan Tuhan yang sebetulnya, adanya kehendak dan kehadiran Tuhan yang tiba-tiba menjadi kenyataan. Saya seperti merasa mampu berbicara kepada Tuhan,” Imbuh Wess.

Wess Magruder Akhirnya Bersyahadat

wess magruder
Wess Magruder asyik membaca tafsir

Wess menyatakan bahwa dirinya benar-benar resmi menjadi seorang muslim, dan ia kagum kepada umat Nabi Muhammad shollallohu ‘alaihi wa sallam yang menjalani puasa Romadhon selama 30/29 hari setiap tahun nya. Dan ibadah puasa tersebut sudah dijalani selama kurang lebih 14 abad.

“Saya lebih bahagia sekarang, tubuh terasa lebih sehat, dan saudara saya kini bertambah banyak,” Tulis Wess. Di blog nya tersebut, dirinya juga menghimbau berbagai orang untuk mencoba menjalani puasa walaupun hanya satu hari saja.

Muslim yang patuh akan ajaran Nabi Muhammad shollallohu ‘alaihi wa sallam betul-betul menahan lapar dan haus dari waktu adzan shubuh hingga adzan maghrib. Dengan berpuasa, seseorang akan lebih mudah mengendalikan hawa nafsu dari melaksanakan berbagai perbuatan buruk.

Awalnya Mencela, Akhirnya Pendeta Ini Ikut Merasakan Manfaat Puasa

Bantu penulis dengan share: