Bagaimanakah Nasib Mereka yang Mencaci Keturunan Nabi di Hari Pembalasan Kelak?

Islam Indonesia – Dari sekian banyak dzuriyyah (keturunan) Nabi Muhammad shollallohu ‘alaihi wa sallam yang memiliki nyali untuk menegakan kebenaran dan mengenyahkan kebatilan di bumi pertiwi ini ialah al-Habib Rizieq Shihab dan al-Habib Jindan. Kedua keturunan Rosululloh tersebut memiliki hak lebih banyak untuk dicintai oleh umat Islam. Di tubuh mereka berdua mengalir darah Rosululloh. Sebagai umat Islam, lebih baik untuk membantu perjuangan da’wah yang mereka usung dan menolong mereka semampu diri kita. Bila tak mampu, maka mendoakan dan tidak mencela mereka itu lebih baik.

habib rizieq

Tak malu kah diri kita apabila kelak berjumpa dengan Rosululloh shollallohu ‘alaihi wa sallam di yaumul akhir kelak berkata;

Yaa Rosululloh -shollallohu ‘alaihi wa sallam-: Saya telah menghina salah satu keturunan mu.

Yaa Rosululloh -shollallohu ‘alaihi wa sallam-: Saya telah mencela cucu mu, fulanah binti fulan.

Yaa Rosululloh -shollallohu ‘alaihi wa sallam-: Si fulan bin fulan telah aku hina.

Yaa Rosululloh -shollallohu ‘alaihi wa sallam-: Si fulan cucumu telah ku dzholimi.

Yaa Rosululloh -shollallohu ‘alaihi wa sallam-: Cucumu telah berhasil ku jerumuskan kedalam jeruji besi.

Yaa Rosululloh -shollallohu ‘alaihi wa sallam-: Salah satu cucumu telah kunistakan.

Terbayangkah dibenak Anda, apa yang akan Rosululloh katakan kepada Anda?

Apakah seseorang yang telah mendzholimi keturunan Rosululloh -shollallohu ‘alaihi wa sallam- pantas mendapatkan pertolongan dan senyum dari nya?

Apakah seseorang yang telah menghina dzuriyyah Rosululloh -shollallohu ‘alaihi wa sallam- dapat melihat wajah nya? Bagaimanakah Nasib Mereka yang Mencaci Keturunan Nabi di Hari Pembalasan Kelak?

Lantas orang yang tak bertemu dengan Rosululloh -shollallohu ‘alaihi wa sallam- di yaumul akhir akan mendapatkan syafaat dari siapakah kelak? Bukankah syafaat di hari pembalasan nanti datangnya dari Rosululloh (atas izin dari Alloh ta’ala)?

Na’udzubillahi min dzaalik.


Baca Juga: Alhamdulillah! Gang Dolly Kini Berlimpah Sholawat, Padahal Dahulu?


Sebagai seorang muslim yang ta’at, tak sepatutnya kita mencela jalan yang diambil oleh dzuriyyah (keturunan) Rosululloh dalam menegakan kebenaran dan mengenyahkan kebatilan. Kalaulah seseorang itu hendak memberangus kezholiman dan menegakan kebenaran, sepatutnya kita membantu, kalau tidak mampu lebih baik doakan saja dan tidak menggemboskan perjuangan nya.

Sial lah kelak, seseorang yang menanam kebencian kepada keturunan Rosululloh -shollallohu ‘alaihi wa sallam-.

Bantu penulis dengan share: